AKSI HIJAU DI KAKI GUNUNG: SAKA WANABAKTI PASURUAN DAN SEKOLAH RAKYAT SRT 48 TANAM PULUHAN BIBIT BUAH DI BAKTI ALAM - TUNASBAKTI

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 28 April 2026

AKSI HIJAU DI KAKI GUNUNG: SAKA WANABAKTI PASURUAN DAN SEKOLAH RAKYAT SRT 48 TANAM PULUHAN BIBIT BUAH DI BAKTI ALAM


PASURUAN, 28 April 2026
– Kawasan Wisata Bakti Alam di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, mendadak dipenuhi riuh semangat generasi muda pada Senin hingga Selasa (27-28/4/2026). Bukan sekadar kunjungan wisata menikmati sejuknya udara pegunungan, puluhan peserta dari Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 48 Pasuruan bersama Satuan Karya (Saka) Wanabakti Pasuruan menggelar aksi nyata yang memadukan edukasi, ketangkasan, dan kepedulian lingkungan.

Selama dua hari penuh, kegiatan yang diusung ini sukses menyajikan paket komplit perkemahan yang jauh dari kata membosankan. Para peserta diajak membaur dengan alam melalui rangkaian fun games interaktif yang memicu kekompakan dan kepemimpinan. Namun, yang menjadikan acara ini istimewa adalah misi utamanya: menanamkan kesadaran ekologis lewat aksi penanaman 35 bibit pohon durian dan alpukat.


Pemilihan bibit buah bernilai ekonomis tinggi ini tentu bukan tanpa alasan. Selain berfungsi ganda sebagai peneduh kawasan penahan erosi, kelak buah dari pohon-pohon ini diharapkan dapat membawa manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

Kehadiran Saka Wanabakti Pasuruan dalam kegiatan ini menjadi motor penggerak edukasi pelestarian alam bagi anak-anak Sekolah Rakyat SRT 48. Pimpinan Saka (Pinsaka) Wanabakti Pasuruan, Kak Mukhamad Fatkhan, menegaskan bahwa kegiatan di alam terbuka adalah ruang kelas terbaik untuk membentuk karakter generasi muda.

"Pramuka itu harus mampu hadir dan memberi dampak. Melalui sinergi dengan SRT 48 ini, kita tidak hanya mengajarkan adik-adik cara mendirikan tenda atau bermain games, tetapi kita sedang mendidik mereka untuk menjadi pahlawan lingkungan," tegas Kak Mukhamad Fatkhan.


Ia juga menambahkan pesan mendalam terkait filosofi penanaman puluhan bibit tersebut. "Ketika kita menanam 35 bibit durian dan alpukat hari ini, kita sejatinya sedang menanam harapan. Harapannya, kelak ketika pohon ini berbuah, adik-adik ini akan ingat bahwa tangan merekalah yang pernah merawat bumi ini. Ini adalah wujud nyata bakti kita, menjaga alam sekaligus memberdayakan masyarakat secara ekonomi di masa depan," imbuhnya.

Antusiasme peserta terlihat jelas saat mereka bergotong-royong menggali tanah dan menanam bibit-bibit tersebut. Kegiatan kolaboratif ini pun ditutup dengan senyum puas dari para peserta, meninggalkan jejak hijau yang akan terus tumbuh di kawasan Tutur.


Sinergi apik antara Saka Wanabakti dan SRT 48 ini diharapkan bisa "menular" dan menjadi inspirasi bagi komunitas pemuda lainnya di Pasuruan untuk terus melakukan aksi positif yang berdampak nyata bagi lingkungan sekitar. Karena pada akhirnya, menjaga alam adalah tugas kita bersama!

Kontak Media: Humas Saka Wanabakti Pasuruan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here